Keroncong Svaranusa 2025: Blitar Menjadi Panggung Pelestarian Musik Warisan Bangsa

Iklan

Iklan

Iklan

Keroncong Svaranusa 2025: Blitar Menjadi Panggung Pelestarian Musik Warisan Bangsa

Senin, 15 September 2025, 10:50
Foto: Musik keroncong kembali menggema di Aloon-aloon Kota Blitar dalam gelaran Keroncong Svaranusa 2025,

FAJARTERKINI.COM, BLITAR — Musik keroncong kembali menggema di Aloon-aloon Kota Blitar dalam gelaran Keroncong Svaranusa 2025, Sabtu (13/9). Acara ini digagas oleh Direktorat Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan bersama Pemerintah Kota Blitar dan Yayasan Svara Irama Nusantara, sebagai upaya konkret melestarikan musik keroncong sebagai warisan budaya nasional.


Ribuan penonton memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan para maestro keroncong legendaris, termasuk Waldjinah dan Sundari Soekotjo. Keduanya menerima penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga eksistensi keroncong di tengah arus modernisasi musik Indonesia.


Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya menekankan makna historis Blitar sebagai “Kota Proklamator” yang memperkuat simbolisme acara. “Keroncong telah mengalami akulturasi sejak abad ke-16 dan menjadi harmoni khas Indonesia. Bahkan, Indonesia Raya pertama kali dimainkan dengan instrumen keroncong,” ujarnya.


Tak hanya menampilkan musisi senior, konser ini juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi baru keroncong. Orkestra Svaranusa, Endah Laras, Is Pusakata, Silvi Kumalasari, Patria Irama Blitar, dan Gita Abadi Tulungagung turut meramaikan panggung.


Di sela acara, album Wirakarya Svaranusa yang berisi delapan lagu keroncong orisinal hasil lokakarya di Bandungan resmi diluncurkan dan kini tersedia di berbagai platform musik digital.


Sundari Soekotjo menyampaikan harapannya agar keroncong terus hidup di hati masyarakat. “Lihat anak-anak tersenyum saat mendengar keroncong, membuat saya yakin musik ini masih punya tempat di hati rakyat,” tuturnya.


Selain konser, pengunjung juga menikmati Blitar Art Exhibition yang menampilkan seni rupa, keris, alat musik tradisional, dan kerajinan lokal. Pameran ini memperkuat ikatan budaya dan estetika khas Blitar.


Melalui Keroncong Svaranusa 2025, pemerintah berharap generasi muda semakin memahami bahwa keroncong bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari nilai luhur bangsa yang perlu dijaga dan diwariskan.


Momentum ini juga diharapkan menjadi pemantik kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan industri budaya dan ekonomi kreatif nasional.***


_____________________________________________________

Jurnalis: Meimara

Editor : Antoni

TerPopuler